Part 2 | Filsafat Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sebagai Fenomena Kemanusiaan
Rabu, 12 Maret 2025, bertemu kembali dengan Filsafat Ilmu
Kali kedua ini kita belajar filsafat mengenai "Ilmu Pengetahuan sebagai Fenomena Kemanusiaan" dari judulnya aja sudah menggambarkan kalau filsafat itu salah satunya mempelajari tentang manusia, mulai dari cara berfikir, cara pendang mengenai kehidupan, hingga hakikat keberadaan manusia itu sendiri. Di materi kali ini dijelaskan kalau ilmu itu yang membedakan antara manusia dengan makhluk lainnya. Ilmu sudah menjadi keniscayaan dan manusia mempunyai 3 alam kehidupan yaitu:
1. Alam pertama, yaitu alam asli dimana manusia baru dilahirkan didunia, dan merupakan alam yang belum terolah serta balum adanya teknologi.
2. Alam kedua, yaitu pengolahan, budidaya dan teknologi, manusia tidak cukup dengan makan padi, namun padi harus ditumbuk menjadi beras dan beras dimasak menjadi nasi, bahkan ketika makan memerlukan lauk pauk, dan ketika akan memasuki perut terdapat upacara seperti duduk, menyiapkan sendok atau garpu, tidak boleh berbicara serta berdoa kepada tuhan sebelum makan.
3. Alam ketiga, alam ini berupa nilai, seperti baju bagi manusia bukan hanya penutup tubuh dari cuaca namun juga sebagai estetika.
Manusia itu adalah makhluk yang tidak pernah puas akan apa yang sudah mereka capai dan inilah gambaran adam yang telah memakan pohon kehidupan sebagai bentuk ketidak puasan manusia akan apa yang telah dilakukan. Ketidakpuasan manusia itu bisa menghasilkan kreativitas namun juga bisa mengakibatkan dedruktivitas. Keinginan manusia itu bersifat mulur atau elastis
Akan tetapi jika keinginan manusia belum tercapai ada semacam mekanisme ilmuah yang meminimalisasikannya atau menghibur misalnya belum tercapai untuk membeli mobil maka lumayanlah mempunyai motor
Oleh karena itu mengelola katidakpuasan manusia kearah rohaniah, kita harus belajar kembali untuk menata pemahaman dan manusia merupakan yang menentukan kebutuhan akan pertanyaan tentang makna dan agama
Komentar
Posting Komentar